Catatan diskusi

Catatan diskusi dengan Maharaja Kutai Mulawarman

 

17 Januari

https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/t5/s32x32/1076873_100003720740245_1595014820_q.jpg Maharaja Kutai Mulawarman:

 

Biografi Maharaja Kutai Mulawarman Dipertuan Agung D’Raja Nusantara.

 

Masa Kecil

Tempat Tanggal Lahir : Muara Kaman, 14 Juli 1974.

Nama : A. Iansyahrechza.F. Gelar : DR.HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman

Jabatan : Dipertuan Agung Maharaja Kutai Mulawarman

Silsilah keluarga : Dokter Honoris Causa Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Adalah Generasi Ke 41 Dari Maharaja Kutai Mulawarman Ini Adalah Garis Dari Turunan Maharaja Darma Setya Raja Kutai ke-29. Yaitu Maharaja Derma Setiya, Memerintah 1534-1605, Termuat Dalam Silsilah Keturunan Maharaja Kutai Mulawarman Muara Kaman Dari Tahun 1605-Sekarang Pemelihara Purus Tali Penjutaian Diantaranya : Nala Perana. (Adipati), Berputra Nala Singga. (Adipati),Berputra Singa Yuda. (Adipati), dan Berputra Nala Marta. (Adipati), Berputra Nala Mayang. (Adipati), yang menurunkan Lingka Gelar Nala Pati. (Penjawat Purus), melahirkan Danda Gelar Nala Guna. (Penjawat Purus), menurunkan Maja Gelar Nala Raja Tuha. (Penjawat Purus), Berputrakan Salong Gelar Nala Mayang. (Penjawat Purus), 39.Kerincing Gelar Srinala Wangsa Warman. (Penjawat Purus), meurunkan Jamal Gelar Srinala Wangsa Dipura. (Penjawat Purus), Melahirkan Dedong Gelar Maharatu Indra Mulia Sadewi. (Penjawat Purus) yang kawin Dengan Bone Gelar Sri Raja Marta Dikaman Keturunan Raja Sulawesi di Bone, berputra Maskoer Gelar Maharaja Srinala Prabu Wangsawarman. (Penjawat Purus), Adapun Penjawat Amanat Wasiat Adalah Mahasuri Srinila Rakni Dewi Gari Adalah Permaisuri Maharaja Srinala Prabu Maskoer Wangsawarman yang Memeberikan Surat-Wasiat Hal Ikwal Waris Perentah Penguat Kekuasan Kerajaan Kutai Mulawarman Terdaptar Pada Pengadilan Negeri Samarinda. • Berapa bersaudara : 8 Bersaudara Meninggal 2 orang Disebut Hasta 8 dari 2 Orang Perempuan Dan Pandawa 6 Laki-Laki Antaranya: Saudara-Sadaranya Antara Lain : 1. Sri Raja Nalapati Sadeli Wangsawarman, 2. Sri Raja Nalapati Fathul Wansayuda, 3. Sri Ratu Nilaputri Indar Nuraini Saridewi, (Almarhumah) 4. Kakak yang Meninggal Usia 3 Bulan Bernama Sri Raja Azis Nala Putra 5. Sri Raja Nalapati Muraini Wangsajaya, 6. Sri Ratu Nilaputri Mirnawati Mayangsari, 7. DR.HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman, 8. Sri Raja Ilianyah Fradana Wangsanata Yang Selalu Memberikan Dukungan Dan Semangat Guna Mengabdikan Dirinya Pada Bangsa Dan Negara Indonesia. • Anak ke : Ketujuh 7 Dari 8 Bersaudara adalah Pandawa 7 & dan 5 dari Asta Bratha. • Kebiasaan waktu kecil : Menyatukan Teman-Teman Untuk membentuk Suatu Kegiatan Seni dan Belajar bersama serta Bermain bersama dan suka olah raga Bulu Tangkis, Volly dan Tenes Meja dan kegiatan Pasitif. • Sifat waktu kecil : Periang dan pengembira Suka bergaul • Lingkungan waktu kecil : Kehidupan Dan Dididik Secara Ketat dari Kalangan Keluarga Bangsawan Karena beliau memiliki tanda-tanda spiritual yang dimiliki kekanakan saya sudah menunjukan sebuah mimpi besar menjadi seorang pemimin dimasa depan. • Sosok orang tua : Ayah : Meninggal Dunia di Usia saya 2 tahun Bernama Maskoer Gelar Sri Raja Nalaprabu Wangsawarman Anak Dedong Gelar Sri Ratu Nilaputri Mayang Sari Adalah Keturunan Maharaja Kutai Mulawarman Generasi Ke-39 Sri Maharaja Mulawarman Naladewa. Ibu : Wanita Tabah Tegar dan Adalah Teman Hidup Sejati bernama Rakni Gelar Mahasuri Srinila Rakni Dewi Gari Binti Pitung Gelar Sri Raja Datu Jarongan Bin Salok Asli Keturunan Maharaja Kutai Mulawarman Yang Kawin Denga Sarifah Timah Keturunan Arab. • Kisah sedih dan mengharukan : Ketika Masa Kecil Selalu bepergian jauh meninggalkan keluarga dalam menuntut ilmu seorang diri . • Riwayat pendidikan : Sekolah SD.003 di Muara Kaman Ilir. • Cita-cita dan mimpi waktu kecil : Muda Berkarya Tuatetap Jaya Agar Mati Menerima Surga Dari Allah.SWT.

 

• Peristiwa yang paling membekas dn beerpengaruh sampai saat ini :

Kehidupan Masa Bersama Nenekda Esah yang Adalah Kakak Dari Ibunya Ibunda saya adalah Janda yang hidupnya sederhana dan tidak punya keturunan dari beliaulah kisah tentang keluarga kerajaan selalu dikisahkan bagaimana kaum bangsawan Kutai di pralaya, maksudnya mau dilenyapkan dari sejarahnya oleh keturunan orang yang mengaku dari Langit dan keluar dari Buih air yang tidak lain para pendatang dari luar Keluarga Kerajaan Kutai didalam ceritanya bangsa ini disebut Aji begitulah heroik keluarga para bangsawan Nala (Keturunan Raja Mulawarman) yang diperalaya baik oleh mereka maupun penjajah erofa. Masa Remaja dan Dewasa

• Riwayat pendidikan (SMP dan SMA) : MTs Miftahul Jannah Muara Kaman dan SMU di Muara kaman dan pindah ke Samarinda dan kembali ke-Muara Kaman lagi dan meneruskan Kuliah di Universitas Sunan Giri Sidoarjo Jawa Timur walau tidak selesai. Pengalaman Dalam Pendidikan Dan Pelatihan Kursus Dan Seminar : 1. Tercatat Sebagai Mahasiswa Universitas Sunan Giri Waru Sidoharjo Jawa Timur Jurusan Sospol, Sebelumya Adalah Lulusan SMU Tahun 2000 Di Samarinda MTs 1989 Di Muara Kaman SDN Tahun 1986 Di Muara Kaman 2. Mengikuti Beberapa Kursus Diantaranya Tahun : – 1991 Mengikuti Ngadi Saliro Dipusat Pendidikan Kecantikan Mustika Ratu Di Jakarta, – 1992 Pelatihan Smel Engine Di BLK Samarinda, – 1993 Pelatihan Kader Peyuluh KP-KIA Kader Penyuluh KB Di Kec.Muara Kaman, – 1993 Mengikuti Pekan Bakti Nasional Karang Taruna Se-Indonesia Di Kota Bangun, – 1994 Kirab Remaja se Indonesia Di Samarinda, – 1994 Mengikuti Kursus Sebagai Tenaga Akhli Kecantikan Tradisonal Dan Modern Yang Diselenggarakan Oleh Sari Ayu Martha Tilaar Di Samarinda, – Beaty Class Produk Ultima II di Jakarta, Tahun 1995 – Mengikuti Pelatihan Ovon Training Pengenalan Dan Pemasaran Produk Di Samarinda, – 1996 Mengikuti Lintas Wisata Alam Di Tenggarong, – 1996 Mengikuti Kursus Computer Di Universitas Mulawarman Samarinda, – 1997 Mengikuti Seminar Etika Mode Di Sanggar Modeling Titi Qadarsih Di Jakarta, – 1998 Mengikuti Workshop Bidang Seni Tari Dengan Intruktur Wiwiek Sipala Dari Jakarta, – 1999 Mengikuti Seminar Pelurusan Sejarah Kerajaan Kutai Yg Dilaksanakan Oleh Forum Pemerhati Budaya Kaltim Di Samarinda, – 2000 Mengikuti Kursus Dan Seminar Manajemen Bisnis Kepariwisata Di Yogyakarta, – 2001 Mengikuti Seminar Pahlawan Nasional Pengusulan Sultan Aji Muhammad Idris Menjadi Pahlawan Nasional Di Tenggarong, – 2002 Mengikuti Seminar Bedah Sejarah Kerajaan Kutai Mulawarman Di Samarinda, – 2003 Diklat Kader Partai Golkar Tingkat Kab. Di Tenggarong, – 2004 Mengikuti Seminar Peluncuran Buku H. Awang Paroek Ishak,Msi Dimata Para Sahabat Di Hotel Seyiur Samarinda – 2005 Menghadiri Seminar BBS Tiens Health Development (M) Sdn. Bhd Pertemuan Para Pengusahawan 180 Negara Di Kuala Lumpur Malaysia. – 2006 Mengikuti Seminar dan Lokakarya Nasinal Refleksi dan Evaluasi Prospek Zona Bebas Pekerja Anak Pemkab Kab. Kukar dan Mapeksi Prov.Kaltim di Tenggarong. – 2007 Pimpinan Sidang Umum Penetapan Upacara Kerajaan Kutai Mulawarman di Sebut CERAU sebagai Event Internasional. – 2009 Deklarasi Saka Sunda Kala Nusantara di Muara Kaman. – 2010 Penyelenggara Sount East Asia Royal Worksop se-Asia Tenggara di Jakarta. – 2010 Penyelenggara Majelis Kerapatan Agung Adat Nusantara dalam Rangka Merekat Hubungan Raja-Raja dan Pelestari Budaya se-Asia Tenggara di Jakarta. – 2011 Pimpinan Sidang Keagungan I D’Raja Nusantara di Ci Awi Bogor. – 2012 Sosialisasi Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Bhinnika Tunggal Ika di Ruang Sidang Gedung Nusantara V MPR-RI. – 2012 Delegasi Republik Indonesia Diacara PBB- WESA The Second World Ecological Safety Assemly di Nusa Dua Bali Indonesia. – 2013 Seminar Presentasi Hasil Penelitian Strategi Pembangunan Situs Muara Kaman Tahap II oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kukar di Muara Kaman. – 2013 Pemapar Master Plat Pembangunan Situs Kerajaan Kutai Mulawarman di Muara Kaman Diselenggarakan Oleh BAPPEDA Kab. Kukar di Tenggarong. – 2013 Pimpinan Sidang Majelis Keagungan II D’Raja Nusantara di Tenggarong.

 

• Kisah kenakalan masa remaja : Masa remaja mungkin tidak sempat dinikmati dengan hidup bersenang-senang karena sejak usia muda sudah dididik mandiri dan menjadi calon pemimpin karena selalu mendampingi orang tua angkat dalam bertugas sebagai pejabat Daerah, dan sudah terjun didunia politik.

 

• Kisah asmara masa remaja : Kisah asmara tidak terlalu menarik karena kesibukan sebagai pemuda yang sudah berkecipung dengan dunia organisasi dalam merentangkan tangan menggapai mimpi dan harapan.

 

• Kisah sedih masa remaja : Masa Remaja sebagai orang yang memiliki kegiatan yang sangat padat maka seringkali kekurangan keungan Dalam berorganisasi maka sering jika mencari keuangan pada relasi orang tua angkat dan dari situ banyak pengalaman yang didapat guna mengalang keuangan organisasi saat ini dilakukan dengan kawan perjuangan tampil sebagai seniman kesenian Daerah dan mendapat bayaran lumayan.

 

• Kisah mengharukan masa remaja : Masa Remaja yang mengharukan karena tidak banyak menikmati dunia remaja yang penuh dengan kesenangan karena bergelut dengan kegiatan bahkan pernah mengikuti sekian lomba dan antarany lomba dakwah, pidato dan model serta menyanyi dan tari yang mengharukan dimana pakaian dan keperluan harus dipersiapkan sendiri yang ditemani ibunda dalam membuatnya.

 

• Kisah kejadian supranatural yang dianggap berpengaruh besar : Ada sebuah kejadian dimana saya sering menemukan diri saya dalam keadaan sakit parah dan ditemani oleh binatang misalnya Buaya dan Ular dan anehnya binatang ini tidak pernah menggangu dan banyak kerabat yang sering pula melihat saya tertidur dengan binatang dimaksud itulah tandanya mereka meminta keluarga melakukan ritual tahunan dan suatu saat saya sering mimpi terbang mengarungi angkasa itu berlangsung bertahun-tahun dan suatu masa saya bermimpi membunuh orang dan lari kedasar sungai dan ketika naik kedaaratan mendapati langit terbelah dan sebuah sinar terang memancar keseluruh tubuk sejak saat itu ibunda tercinta tidak pernah jauh dari saya dan beliau menjaga saya dengan teliti dan menurut beliau pertanda sudah datang entah apa yg beliau pikirkan saya tidak memahami sampailah pada masa saya di berikan Surat wasiat dari kata-kata ayah barulah saya memahaminya itulah supranatural yang pernah ada. Dan ketika saya berumah tangga dan telah memangku jawatam Maharaja saya mendapat tugas berat dalam spritual yaitu menggalkan anak dan isteri dan dibekali sebuah jala yang terbuat dari sutra guna mengarungi lautan atau berpergian dari satu pulau kepulau lainya itulah tugas saya ketika membangun Jaringan Nusantara sebagai maharaja.

 

• Impian ketika remaja : Pada saat remaja saya berimpian menjadi seorang pemimpin Bangsa dan Negara dan hanya tidak mau mengikuti jejak pemimpin dipilih tapi terpilih sebagai pemimpin sejati yang hanya mementingkan nasib Rakyat yang saya lihat selama ini tertidas dari pada kemiskinan dibodohi Maka Saya berkiprah diberbagai organisasi dan di antaranya sebagai berikut : Pengalaman Organisasi Dimulai Sejak : 1. 1983-1985 Sebagai Ketua Perpustakaan SDN 003 Muara Kaman, 2. 1984-1987 Ketua Group Denser Vini Vindi Vici Muara Kaman, 3. 1985-1989, Seksi Kepemudaan Karang Taruna Muara Kaman Ilir, 4. 1986-1990 Sekretaris Orkes Tingkilan Mulawarman Muara Kaman, 5. 1987-1990 Wakil Ketua Band KTNI Muara Kaman, 6. 1988-1991 Ketua Sanggar Tari Lenggang Pesona Budaya Muara Kaman, 7. 1990-1993 Ketua Posyandu Sartika Muara Kaman, 8. 1992-1994 Ketua Sanggar Modeling Hasenda Samarinda, 9. 1993-1999 Anggota LPKK Tenggarong, 10. 1996-2000 Ketua Kerukunan Kesejahteraan Keluarga Pemuda Pelajar Muara Kaman di Tenggarong, 11. 1997-2001 Ketua Persatuan Remaja Kreatif Kabupaten Kutai, 12. 1997-2001 Wakil Ketua YPPA’45 Perwakilan Kaltim, 13. Ketua HARPPAKU Priode 1998- s/d sekarang. 14. 1998-2007 Anggota Pimpinan Bakorda Pemuda Golkar Kab.Kutai, 15. 1998-2000 Wakil Sekretaris IPNU-IPPNU Kab.Kutai, 16. 1999-2003. Ketua Forum Kerabat Mulawarman Kabupaten Kutai, 17. 1999-2005 Sekretaris PTK Partai Golkar Antar Waktu, 18. Kepala Adat Besar Kecamatan Muara Kaman Priode 2001-2013. 19. Dipertuan Agung Dewan Naladuta Kerajaan Kutai Mulawarman 2001-Sekarang. 20. Pendiri Gaputra Kutai Band Tahun 2001 21. Pendiri Sanggar Tari Eroh begenjoh tahun 2001 22. Pendiri Pemuda Golkar Band Kukar 2001 23. Ketua Yayasan Sesepuh Pejuang Kaltim Cab.Kukar Priode 2002-2006. 24. Ketua Yayasan Penerus Pembangun Amanat 45 Cab.Kukar 2003-2007. 25. Pembina Forum Masyarakat Etnis Cab.Kukar Priode 2004-2008. 26. Pembina Yayasan Kutai Martadipura (SMU Martadipura Sedulang). 27. Pembina Yayasan Kedang Daya Pratama (TK Kota Bangun Seberang). 28. Pembina Yayasan Tebangun Sakti (SMP Kota Bangun Seberang). 29. Pembina Yayasan Remaja Kreatif (Kreatifitas Muda). 30. Ketua Yayasan Bahana Kumala (Penerbitan Media). 31. Sekretaris RAPI Wilayah Kukar Priode 2003-2007. 32. Wk. Sekretaris II KWRI Cab.Kukar Priode 2004-2009. 33. Wk. Ketua MSI Cab.Kukar Priode 2003-2007. 34. Ketua Ormas MKGR Kec. Muara Kaman Priode 2004-2009. 35. Ketua Forum Masyarakat Peduli Gerbang Dayaku Priode 2004-2009. 36. Ketua Tiger Club Atletik Kab.Kukar Priode 2003-2007. 37. Penasehat Persatuan Remaja Kreatif Kab.Kukar Priode 2004-2009. 38. Pembina Media Bahana Kumala Priode 2005-2010. 39. Ketua Forum Kerabat Mulawarman Kukar priode 2003-2007. 40. Ketua Masyarakat Rukun Tani Nelayan Muara Kaman Priode 2003-2007. 41. Pembiana Koprasi Perian Etam Priode 2003-2007. 42. Pembina Koprasi Unit Desa Teratak Priode 2003-2007. 43. Ketua Koprasi Mulawarman Membangun Priode 2004-2009. 44. Pembina Sanggar Tari Bina Budaya Mulawarman Priode 2004-2009. 45. Pembina Karya Pemuda band Sebulu 2004-2009. 46. Pembina Denada band Ma-Kaman 2004-Sekarang. 47. Pembina Raf Musik Muara Kaman 2004-Sekarang. 48. Pembina Towor Band Tahun 2005-2010. 49. Pendiri Maharaja Band Tahun 2006-Sekarang. 50. Pembina EO. Multi Pemuda Kukar Tahun 2006-Sekarang. 51. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Kerajaan Batara Gogoh Kahala Kukar 2007-Sekarang 52. Ketua Dewan Barisan Rakyat Adat Kalimantan Timur 2007-Sekarang. 53. Seksi Kebudayaan Sempekeat Keroan Kutai 2009-2014. 54. Kepala Adat Besar Repubublik Indonesia Priode 2009-Sekarang. 55. Pendiri EO. Mahakarya Kukar 2009. 56. Sekjend Bangsawan Indonesia Tahun 2010-Sekarang. 57. Dewan Sepuh Himpunan Mahasiswa Kutai Raya 2010-Sekarang. 58. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Cakra Adiningrat Bekasi Jawa Barat 2010. 59. Kepala Adat Besar Provinsi Kalimantan Timur Priode 2011-2016. 60. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Puri Roro Ratu Agung Asrie mandhi Bogor Jabar 2011. 61. Pimpinan Majelis Kerapatan Agung Adat Nusanta se-Asia Tenggara tahun 2010-Sekarang 62. Kepala Adat Besar Provinsi Kalimantan Timur Priode 2011-2016. 63. Dipertuan Agung D’Raja Nusantara tahun 2011-Sekarang. 64. Anggota Kewargian Padepokan JOGO JeMuRan Bandung Jawabarat 2011-Sekarang. 65. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Mangku Encek Wajo Kaltim 2011-Sekarang. 66. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Kerajaan Manuju Gowa Sulsel 2011-Sekarang. 67. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Kerajaan Polongbangkeng Takalar Sulsel tahun 2011-Sekarang. 68. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Kerajaan Arung Keke Jeneponto Sulsel 2011_Sekarang. 69. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Kerajaan Martakerawang Kukar 2012-Sekarang. 70. Pembina Himpunan Pemuda Muara Muntai Kukar 2012-Sekarang. 71. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Pemuda 10 Jakarta 2012-Sekarang. 72. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Ratu Taliga Jakarta 2012-Sekarang. 73. Dewan Kehormatan Lembaga Adat Besar Ratu Agung Jawa Tengah 2012-Sekarang. 74. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di D’Raja Malaysia 2012-Sekarang. 75. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Italia 2012-Sekarang. 76. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Berazil 2012-Sekarang. 77. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Kerajaan Maroko 2012-Sekarang 78. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Kerajaan Thailand 2012-Sekarang. 79. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Kerajaan Yordania 2012-Sekarang. 80. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Dubai Arab Saudi 2012-Sekarang 81. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Pakistan 2012-Sekarang 82. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Mesir 2012-Sekarang 83. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Jakarta 2012-Sekarang 84. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Cirbon 2012-Sekarang 85. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Yogyakarta 2012-Sekarang 86. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Makasar 2012-Sekarang 87. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Bandung 2012-Sekarang 88. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di India 2012-Sekarang 89. Ambasador of Humanity Internasional (di PBB) Tahun 2012-Sekarang. 90. Member IESCO Internasional (di PBB) tahun 2012-Sekarang. 91. Member Dignitaries Group Royal Socity Brazil tahun 2012-Sekarang. 92. Member of The Royal Society Group Royal House of The Sultanate of Kapatagan Valley Arab Saudi Tahun 2012-Sekarang. 93. Dewan Kehormatan Laboraturium Fiolosofi Perdamaian Dunia Keraton Wahyu Jogyakarta 2013-Sekarang. 94. Pendiri Sekber Duta Perdamaian Dunia Kutai Dan Yogyakarta 2013. 95. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Sepanyol 2013-Sekarang. 96. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Amerika Serikat 2013-Sekarang 97. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Kerajaan Ingris 2013-Sekarang 98. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Equador Amerika Latin 2013-Sekarang 99. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Kerajaan Monaco 2013-Sekarang 100. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Korea 2013-Sekarang 101. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Cina 2013-Sekarang 102. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Iran 2013-Sekarang 103. Member Royal Society Group Indonesia Tahun 2013-Sekarang. 104. Member Sambo Klub Berane Mantenegro Tahun 2013-Sekarang. 105. Member A. Institute Directed by Niyuddha Sport Federation an word India tahun 2013-Sekarang. 106. Member World Sports Martial Arts Conuncil USA Conntry Republik Indonesia 2013-Sekarang. 107. Dewan Kehormatan Padepokan Saptarengga Banjaran Jawa Barat 2013-Sekarang. 108. Dewan Kehormatan Lembaga Adat KUNCI IMAN Cirbon Jawa Barat 2014. 109. Manager Band D’Boscha Indie Mozaic Indonesia Bandung 2014. 110. D’Pertuan Agung Nala Duta Kerajaan Kutai Mulawarman di Espana Spanyol 2014.

 

• Kisah awal bertemu istri : Isteri saya adalah orang yang saya kagumi dan saya cintai, dan semoga satu satunya seorang Maharani atau Maharatu Agung mengisi hidup saya, karena Maharaja itu pasti memiliki beberapa Isteri dan selir serta gundik-gundik, itu adalah kisah Maharaja dimasa lalu, tapi memang banyak kejadian seperti itu menghampiri namun wajah anak-anak dan isteri saya adalah manusia yg paling membuat saya bahagia dan tidak pernah membuat saya bosan Kisah Awal menemukan seorang ratu Idaman adalah kala itu sedang membangun usaha dan anehnya usaha itu dikenalkan dari orang yang akhirnya jadi mertua, dan usaha itu memimpikan dan menjanjikan hadiah-hadia besar separti kapal pesiar dan kapal terbang dan yang mewah, dan ternyata saya meraih mimpi dengan mendapatkan isteri yang awalnya Bendahara Kantor saya dan merangkap sekeretaris pribadi.

 

• Siapa sosok wanita yang menjadi istri saat ini : Maharatu Srinila Karmila Perkastiawati Dewi

• Kapan menikah : 2005

• Keturunan yang dimiliki : 1. Maharaja Muda (Putra Mahkota Agung) Nala Indra vachrucha Dilaya 2. Maharatu Muda (Putri Mahkota Agung) Mayang Mulawarni Iswari Tunggal Pertiwi Masa di Awal Menjadi Maharaja Kutai Mulawarman

• Kisah asal mula menjadi raja : Melanjutkan Waris Berwaris Bedarsar Wasiat Waris dan Sakral Ritual Kerajaan Kutai Mulawarman

• Kenapa dipilih menjadi raja : Garis Keturunan Yang Tertuang Dalam Silsilah Penjawat Purus.

• Pekerjaan sebelum diangkat menjadi raja : Swasta.

• Tantangan di awal menjabat sebagai raja : Tentunya Tantangan Itu Banyak Datang Dari Kalangan Orang Yang TIdak Menyukai Munculnya Kembali Kerajaan Kutai Mulawarman Yang Sudah Ratusan Tahun Dilenyapkan dan Sejarahnya Telah Dianggap Sirna, Tapi Tidak Membuat Kita Menjadi Orang Lemah Karena Kehendak Allah Itu TIdak Siapa Yang Dapat Mengubahnya.

• Cara mengatasi rintangan tsb : Sabar, Tidak Sombong Dan Selalu Menyukuri Semua Karunia dan Mebuat Karya Manfaat Bagi Kepentingan Bersama Dalam Membangun Kekerabatan Dan Negara Serta Bangsa, Karena Ada 4 Karakter seorang Raja 1. Bersifat Rama, 2. Bersifat Resi, 3. Bersifat Ratu (Prabu), 4. Bersifat Kasatria, Maka ke 4 siapat itu disatukan akan menjadi kekuatan yang ampuh menghadapi segala

• Resiko yang pernah diambil demi mengatasi rintangan : Mengorbankan Harta Peribadi Untuk Kepentingan Kerajaan.

• Peristiwa apa saja yang membentuk karakter seorang raja semakin kuat : Perjalanan Spiritual, Ritual dan Sakral serta Seremonial Adalah Perestiwa yang dapat membentuk Karakter yang baik melalui kegiatan di manapun kita dapat bersentuhan dengan hubungan Cinta, Tuhan, Tanah, Air, Angkasa Semesta Raya. Yang disebut Qu’ran Nur Qarim.

• Perubahan gaya dan pola hidup sebelum dan sesudah menjabat sebagai raja : Tentunya sesudah menjadi Maharaja Harus Melalui Proses Kalpa (Hukum Kerajaan) yang termuat dalam 9 Kalpa Kerajaan Kutai Mulawarman dan Tidak Dapat Melakukan hal Tanpa Nilai2 Kalpa.

• Apa saja dampak psikologis kepada istri dan anak setelah menjadi raja : Tidak Ada Dapak Karena Keiklasan Semua Berjalan Dengan Waktu akan Indah Pada Masyanya

• Siapa saja yang selalu memberikan dorongan dan dukungan ketika masa-masa sulit : Keluarga, Kerabat dan Semua Keluarga Kerajaan dan Kerajaan Sahabat serta Paling Bayak Memberi Pengaruh Maharatu Agung dan Ibunda Suri Yang Lebih Banyak Memberikan Keteduhan dan Kehangatan Jiwa.

• Visi dan misi ke depan : Membagun Karakter Bangsa Yang Unggul Dan Negara Yang Kuat serta Melakukan Perdamaian di Dunia. Prestasi yang Telah Tercapai

• Bagaimana proses mendapatkan prestasi tsb : Sebagai Orang Yang Punya Ilmu Cukup dalam Pengetahuanya Berbagai Hal Dilakukan Sesuai dengan kebutuhan dan Kepentingan maka penghargaan dan prestasi tanpa di minta diberikan dengan keilmuan.

• Apa saja yang dilakukan : Santun dan Disiplin Dalam Karya dan Menjadi Pemimpin Harus Tegas dan Berani Mengatakan Hak dan Memberikan Hukuman pada yang Salah sebagai kewajiban menjadi seorang maharaja yang menjalankan Kalpa (Hukum) tersurat dan tersirat pada Sabda Panditha.

• Jumlah prestasi yang telah diperoleh : Di Tingkat Dunia Untuk : Kemanusiaan, Religi, Spiritual, Sejarah, Perdamaian Serta Lingkungan dan Sosial Budaya, Olah Raga serta Seni, Ilmu Pengetahuan dan Intelectuan Sebagai : Kebawah Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda DR. HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Selaku Maharaja Kutai Mulawarman Yang Dipertuan Agung D’Raja Nusantara. I. GELAR DOCTOR HONORIS CAUSA : 1. Doutor Honoris Causa Em História Aos 18 De Dezembro De 2012 , Na Academia De Santo Estêvão De Jerusalém Dos Arameus E Dos Auranitas, De Ciências, Letras E Artes Como ditandatangani Príncipe D. Ydenir P. Machado. 2. Doctor Honoris Causa Diplomacia e Relacoes Internacionais dari Orthodoxus Universitas Ecclesiae Amparado oenferme Deordo La Federal 1053/69 Santa Maria, Brasil/RS 18 Agustus 2013 ditandatangani Dr. Dirceu Falcao Ibaldo,Phd.DD. 3. Diploma Theological Institute Mission The Last Trumet Pengakuan Agama Evangelika Rumusan Aplikasi EMBU DAS ARTES-SP-BRASIL 10 de Agosto de 2013 reg.1234667890613, Honorific religious end of Ecclesiastical Gelar Kehormatan Doktor Kristen Filosofi Ditandatangani REV.DR. Geferson C. Barbosa PH.D;D.D Diretor Estadual Do Itmut/MG dan REV. DR. Jorge de Jesus Fidelis PH.D;TH.D Presidente/Rektor General Do ITMUT. 4. Diploma Defensor Perpetuo da Paz Mundial tanggal 18 Agustus 2013 dari Academia Sinodal de Ciencias Humanisticas Negara Brazil ditandatangani O Presidente da ARCADIA Academia de Ciendas Humanisticas DR. Datu Dirceu Faledo Ibalda,TRD Grdo Duque da Santa Cruz da Hipdnen di Santiago Republica Federetive do Brazil. 5. Honor Y Gloria Soberana Orden Militar del Deher Sagrando Hecha 8 de Diciembere del ano 2012 unico 021a ditandatangani S.A.R. Carlos Santos Saavedra Bravo Principe Gran Mastre Comandante General Dado en la Republica Balibariana de Veneswela. 6. Certificate of Appreciation Royal Society Group Dignitaries and Honoremble Member di Tandatangani Sheikh Meeshal Fehad Al-Arezi Dari Saudi Arabia 25 Desember 2012. 7. Certificate of Appreciation Royal Society Group ditandatangani HI Royal Highness Sultan Ampaso Umpa Royal Hose of Kapatagan Valay tanggal, 25 Desember 2012 bersama Sultan Mohammad I Tianero dari Saudi Arabia. 8. Honoremble Member Royal Society Group Indonesia di Tandatangani HH. Princess Pengian Siti Harna Hamad Sultanah II Bulungan pada tanggal 4 Januari 2013. 9. The Fraternal Agreement The Royal Society Group Indonesia Ditandatangani Sultan Bulungan Sultan Maulana Al Mamun Ibni Maulana Muhammad Djalalludin dan Kebawah Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda DR. HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Selaku Maharaja Kutai Mulawarman Yang Dipertuan Agung D’Raja Nusantara Pada Tanggal 1 Desember 2012. 10. The Fraternal Agreement Cooperration The Royal Society Group Indonesia Ditandatangani Sultan Bulungan Sultan Maulana Al Mamun Ibni Maulana Muhammad Djalalludin dan Kebawah Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda DR. HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Selaku Maharaja Kutai Mulawarman Yang Dipertuan Agung D’Raja Nusantara Pada Tanggal 1 Desember 2012. 11. Status an Dignity of knight Grand Cross of Justice tanggal, 26 Desember 2012 ditandatangani H.I.H Kyrios Alexandros Zakharias Ijunames III Augustus,O.S.+G in seculo Prince Alexander Comnene Palaiologos Maia Cruz Grand Master, de Jure 12. MEDALHA LEÃO DE JUDÁ, devidamente oficializada através do Decreto 57.485 de 03 de novembro de 2011 (Diário Oficial do Estado de São Paulo de 04.11.11) no grau de COMENDADOR com todos os direitos, honras e deveres pertinentes. Dado e passado aos 15 de dezembro de 2 012aD sob o registro no livro competente de nº 01, fls. 30. ditandatangani Príncipe D. Ydenir P. Machado sebagai Presidente A Organização Institucional Teoc.

• Dukungan dari pihak/negara/kerajaan mana saja yang telah diperoleh: Berazil, Arab Saudi, Spanyol, Yarusalem, Amerika dan Ingris Serta Albania, Veneswela Dan Lain-Lain.

• Mengapa pihak/negara/kerajaan tsb mendukung : Karena Kiprah Yang Iklas dalam Amanah sehingga Mendapatkan Penghargaan Tingkat Dunia Untuk : Kemanusiaan, Religi, Spiritual, Sejarah, Perdamaian Serta Lingkungan dan Sosial Budaya, Olah Raga serta Seni, Ilmu Pengetahuan dan Intelectuan Sebagai : Kebawah Duli Yang Maha Mulia Sripaduka Baginda DR. HC. Maharaja Srinala Praditha Alpiansyahrechza Fachlevie Wangsawarman Selaku Maharaja Kutai Mulawarman Yang Dipertuan Agung D’Raja Nusantara.

• Pihak-pihak mana saja yang berperan aktif (dianggap penting) dalam mencapai visi dan misi yang ada : Para Raja Bawahan (Pemangku) dan Para Duta Besar (Nala Duta Kerajaan Di Luar Negara) serta Para Menteri dan Pungawa dan Bentara serta seluruh Kerabat Kehormatan Seluruh Pelosok Dunia.

• Impian yang masih belum terwujud : Menjadikan Bangsa Dan Negara Agar Dapat Memasuki Gerbang Kemerdekaan Yang Hakiki.

• Harapan sebagai seorang Maharaja kepada segenap rakyatnya : Berbuat Bergotong Royong Saling Membahu Mewujudkan Kejayaan Bersama dalam Rahmatan Lilalamin.

 

Saya:

Wah..panjang sejarahnya pak. Jaringan kerajaan Kutai Mulawarman sepertinya mencakup hampir seluruh wilayah Nusantara. Contohnya dengan Kerajaan2 yg ada di Sulawesi. Seingat saya Kerajaan Bone, Gowa dan Wajo belum berdiri pada jaman Kerajaan Kutai Martadipura di Muara Kaman. Kerajaan Bone baru berdiri pada abad 14 hampir sejaman dengan Kerajaan Gowa di Makassar yang merupakan cikal dari Kerajaan Luwu dibawah raja bergelar Payung ri Luwu, di Bone bergelar Mangkau di Bone dan di Gowa bergelar Somba ri Gowa. Sedang Kutai Martadipura yang berdiri di Muara Kaman (Kutai lama) berdiri pada abad ke-3 atau 4, jadi selisih periode kerajaan Kutai dan kerajaan di Sulawesi Selatan sangat jauh waktunya. Mohon pencerahannya. Bagi kami, ini adalah pengetahuan sejarah yang relatif baru bagi kami. Kalau memang ini adalah fakta sejarah, selayaknya harus dilestarikan dengan dukungan dan disertai bukti2 sejarah yang valid sebagaimana contoh bukti tertulis berupa parasasti Yupa yang saat ini tersimpan di Museum Nasional di Jakarta. Terima kasih.

 

 

https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/t5/s32x32/1076873_100003720740245_1595014820_q.jpg Maharaja Kutai Mulawarman:

 

MENAPAK SEJARAH SILSILAH SRIPADUKA BAGINDA MAHARAJA SRI MULAWARMAN NALADEWA KERAJAAN KUTAI KUNA 3 April 2012 pukul 19:09 Nama Sebenarnya : Kerajaan Sagara Naladewiva Nama Sebutan India : Kerajaan Quwitaire Maradavur Nama Sebutan Cina : Kerajaan Kho-Thay Nama Sebutan Sekarang : Kerajaan Kutai Mulawarman Wilayah : Malaya Ratnadwiva (Kepulauan Nusaantara Segara) Berdiri Sejak : Tahun 0017 Masehi Ibukota Pertama : Tebalairung (0017-0350 Masehi) Ibukota Kedua : Martapura (0350-1605 Masehi) Raja Pendiri : Tan Pihatu Raja Penegak Drajat : Maharaja Sri Kundungga Gelar Cri Ga Dong Ga Raja Penegak Keturunan : Mahraja Sri Acwawarman Raja Terkenal : Maharaja Sri Mulawarman Naladewa Raja Memerintah Terakhir : Maharaja Derma Setiya Raja Penjawat Purus : Maharaja S.P.A.Iansyahrechza.FW. Masa Kekuasan Raja Tan Pihatu, Merujuk Kata-Kata Segara Pravatam Sadiva Malaya Tertuang Dalam Prasasti Yupa Memiliki Makna, Bahwa Kerajaan Kutai Kuna Yang Beribukota Di Martapura (Muara Kaman) Ini Lebih Dikenal Dengan Kerajaan Kutai Mulawarman Adalah Kerajaan Hindu Pertama Di Nusantara. Dengan Adanya Wilayah Malaya Adalah Bukti Munculya Kerajaan Kutai Kuna Pada Kurun Sebelumnya Datang Para Pembesar Kerajaan India Dan Campa Ke Kalimantan Telah Ada Satu Kehidupan Yg Merupakan Penduduk Pribumi, Mereka Ini Sudah Memiliki Sistem Kehidupan Dengan Bertani Cerita Ini Diilhami Dengan Beberapa Nama Pemeran Dalam Cerita Rakyat Bahwa Dulu Hidup Seorang Raja Bernama Tan Pihatu Yang Akhirnya Kerajaanya Sering Diserang Oleh Pasukan Raja Hanja Pasukan Raksas, Bernama Minak Mergasi Adalah Orang Premitib Berbadan Besar. Malaya Adalah Kawasan Perdagangan Yang Memiliki Negara Kerajaan Misalnya Diwilayah Utara Kalimantan Ada Kerajaan Singkarak Dan Diselatan Ada Kerajaan Sagara Yang Memiliki Kekuasaan Sampai Meliputi Kalimantan Bagian Selatan Dan Timur Serta Barat Maka Rajanya Adalah Raja Tan Pihatu Yang Mana Keturunanya Akan Menguasai Wilayah Sampai Utara Kalimantan Dan Akan Menaklukan Singkarak, Raja Tan Pihatu Adalah Putra Raja Tan Mampi Anak Minak Tan Samburakai Maka Atas Kekuasan Wilayah Inilah Kekuasaanya Selanjutnya Diserahkan Pada Tan Metam, Yang Berputrakan Tan Tembayat, Yang Berputrakan Tan Serdang Menjadi Raja Selanjutnya Dan Hanya Memiliki Seorang Anak Perempuan Bernama Putri Puan Gamboh Yang Di Peristeri Kudungga Bangsawan Kerajaan Campa Kuna. Karena Merujuk Dari Pembuktian Faktual Artefak Prasasti Yupa Adalah Bukti Dari Keberadaan Dan Kemashuranya, Diyakini Prasasti Ini Dibuat Pada Abad Ke IV Masehi Namun Jauh Sebelumya Kerajaan Ini Pada Awal Tahun Masehi Sudah Ada, Walapun Merupakan Wilayah Dan Baru Dizaman Maharaja Sri Mulawarman Naladewa Kerajaan Ini Menguasai Wilayah Seluruh Segara Antara Nusa, Hal Ini Tercatat Dalam Yupa Bahwa Raja Segara Mulawarman Menaklukan Negeri-Negeri Kepulauan Melaya Dan Negara Sejajar Dengannya Adalah Langka Dewa, Maghada (India), Langka Suka Dan Amarapati (Campa), Dan Kalingga (Srilangka) Dan Funan, Tingkok (Cina) Dan Dibuktikan Dengan Kurban Agastya Acwawarman Mengirim Putra-Putranya Menjadi Raja Dikepulauan Nusantara Dan Duta-Duta Di Setiap Kerajaan-Kerajaan Itu Adalah, Tarumanegara (Jawa Barat), Sriwidjaya (Sumatra) Dan Lingga Mataram Kuno (Jawa Tengah), Dan Tana Toraja (Sulawesi), Dan Bali, Pembuktian Akurat Adalah Kurban Besar Sang Mulawarman Yakni Wafrakeswara, Jiwandana, Kalpataru, Bahagratha, Kurban Jiwa, Binatang Sapi (Lembu), Minyak Kental (Mentega Lemak Babi) Dan Minyak Wijen Dan Pohon Kehidupan Serta Bunga Malay (Bunga Teratai). Kekayaan Kerajaan Kutai Kuna Pada Saat Itu, Penghasil Emas, Dan Air Nira Dijadikan Gula Dan Tuak, Dan Sarang Walet Serta Getah Kayu Kahoi Menjadi Damar Dan Getah Kayu Gaharu, Serat Kayu Tengkawang Yang Menjadi Komoditi Miyak Dan Kayu Tanyut Menjadi Tempat Sarang Lebah Yang Menjadi Komoditi Bahan Lilin Dan Madu Serta Ikan Air Tawar Dari Ratusan Anak Sungai Mahakam Dan Danau Yg Dibuat. Sehingga Menarik Minat Perdagangan Dengan Orang-Orang Dari Kerajaan Amarawati Di Campa Kamboja, India Dan Cina. Pada Awal Abad Masehi Di Kalimantan Berdiri Sebuah Kerajaan Yang Bernama Kerajaan Sagara, Wilayahnya Disebut Malay Atau Malaya (Mungkin Kata Malay Ini Dapat Diartikan Malaya Atau Me-lo-yo Logat Cina Atau Melayu Logat Sekarang), Yang Merupakan Orang Pribumi, Namun Kerajaan Sagara Ini Tidak Memiliki Wilayah Luas Hanya Merupakan Wilayah Meliputi Beberapa Daerah Dusun Rantau, Wilayah Disebut Malaya Yang Menguasai Perdagangan Dilaut, Adapun Kerajaan Sagara Diperkirakan Berdiri Pada Tahun 17 Masehi, Letaknya Berada Diselatan Kerajaan Singkarak Yang Beribukota Di Utara Kalimantan Sekarang Merupakan Kerajaan Kuno Di Tanah Serawak, Yang Merupakan Gerbang Perdagangan Dengan Kerajaan Li Yi Orangnya Berbahasa Cam, Dibangun Pada Tahun 192 Masehi Kerajaan Ini Disebut Campa Sekarang, Kerajaan Sagara Dipimpin Oleh Seorang Yang Disebut Penghulu Sebagai Raja Atau Penghulu Pertama Adalah Tan Pihatu Anak Seorang Putri Bernama Puan Tahani, Dalam Hikayat Tan Pihatu Membangun Kerajaan Sagara Dibantu Seorang Bernama Minak Samburakai (Minak Dalam Bahasa Kutai Kuno Berati Nenek Atau Ayah Dari Ayah Atau Ayah Dari Ibu), Dan Negerinya Diberinama Tabalariung Atau Negeri Bumbung Beratu, (Nama Tebalariung Menurut Cerita Neroyong Kutai Adalah Tebalai Indah Sekarang Diseberang Muara Kaman) Negeri Ini Digambarkan Dalam Neroyong Kutai Yang Sering Dikisahkan Pada Masa Kekanaan Dengan Judul Negeri Bumbung Beratu Dalam Cerita Ini Pihatu Membangun Negeri Penguasa Sagara Lengkap Dengan Istana Disebut Balai Riung Lengkap Dengan Senopati Dan Hulubalang Dan Menurut Dalam Neroyong Bahwa Keturunan Tan Pihatu Nantinya Akan Menikah Dengan Seorang Pembesar Kerajaan Li Yi Yaitu Seorang Utusan Dagang Bernama Ga Dong Ga Yang Menerima Seorang Pemuda Bernama Keling (Atau Si Keling) Pemuda Yang Datang Mengaku Anak Dari Suryalaya (Dewa Matahari) Dengan Nama Wangsekerta Nama Ini Kemudia Diketahui Adalah Maharaja Sri Acwawarman Yang Merupakan Anak Keturunan Barata Yang Menjadi Raja Di Salakanegara Di Tanjung Tanah Sundapurwa. Kerajaan Salakanegara Inilah Yang Awalnya Disebut Wilayah Kepala Desa Setempat Yang Bernama Aki Tirem Atau Sang Aki Luhurmulya. Aki Tirem Menurut Hikayat Yang Dibuat Berdasarkan Kajian Sejarah Gotrasawala Ditulis Para Pakar Disebut Mahakawi Kerajaan Salakanegara Berasal Dari Swarnabhumi (Sumatera), Sementara Leluhurnya Berasal Dari India. Selain Itu Didalam Pustaka Rajya-Rajya I Bhumi Nusantara, Terdapat Naskah-Naskah Lainnya Yang Disusun Panitia Wangsakerta, Seperti Carita Parahyangan, Nagarakretabhumi, Pustaka Dwipantara, Pustaka Pararawtan I Bhumi Jawadwipa. Disitu Pula Disebutkan Bahwa Tatkala Aki Tirem Sakit Parah, Ia Menyerahkan Daerah Kekuasaannya Kepada Dewawarman, Menantunya. Setelah Aki Tirem Wafat, Dewawarman Segera Mengumumkan Berdirinya Kerajaan Hindu Di Ujungkulon Bernama Salakanagara. Pwahaci Larasati Pun Menjadi Permaisuri Dengan Gelar Dewi Dhwanirahayu. Disebutkan Dalam Pustaka Tersebut, Dewawarman (Disebut Juga Dewawarman I) Memerintah Tahun 130-168 Masehi. Dari Pernikahannya Dengan Pwahaci Larasati, Dewawarman Memiliki Beberapa Anak. Satu Di Antaranya Anaknya Kemudian Menggantikannya Menjadi Raja, Yakni Yang Bergelar Prabu Digwijayakasa Dewawarman (Dewawarman II) Yang Memerintah Tahun 168-195 M. Dewawarman Pun Memiliki Istri Lain Seorang Putri Pallawa Yang Meninggal Di Negerinya Keturunannya Pun Tetap Tinggal Di India Hal Ini Juga Tertuang Dalam Kronik (Berita) Cina Yang Menyebutkan Bahwa Pada Tahun 132 M Di Wilayah Jawa Bagian Barat Ada Raja Bernama Pien Dari Kerajaan Ye-Tiao. Pien Merupakan Nama Cina Untuk Dewawarman, Sedangkan Ye-Tiao Lafal Cina Untuk Jawadwipa. Keterangan Keberadaan Kerajaan Kota Perak Dalam Catatan Ahli Geografi Yunani Kuno Bertahun 150 M, Ptolemeus. Ia Menulisnya Dengan Nama Argyre Yang Ada Kemiripan Dengan Tutur Didalam Hikayat Cerita Neroyong Ganda Kusuma, Didalam Neroyong Tersebut Dituturkan Bahwasanya Ga Dong Ga Adalah Saudara Raja Kota Perak Atau Negeri Perak Gemilang Kaca Atau Oleh Orang Cina Kerajaan Ini Disebut Kerajaan Li Yi Bangsa Cam, Adapun Raja Negeri Perak Gemilang Kaca Ini, Setelah Menjadi Raja Bergelar Radjendrawarma Yang Memberikan Hak Kuasa Dagang Kepada Saudaranya Untuk Menjadi Seorang Saudagar Dari Kerajaan Li Yi Bangsa Cam, Bernama Ga Dong Ga Tersebut Yang Kemudian Dikenal Dengan Nama Maharaja Sri Kudungga Yang Kawin Dengan Anak Raja Sagara Bernama Putri Puan Gamboh Yang Melahirkan Putri Puan Gari Menurut Hikayat Putri Inilah Yang Kawin Dengan Wangsekerta, Dan Melahirkan Maharaja Sri Mulawarman Nala Dewa Yang Menjadi Raja Sagara Tertuang Dalam Prasasti Yupa Disebut Raja Penakluk Pravatam Sadiva Malaya. Jadi Awalnya Raja Kalimantan Kuno Adalah Penduduk Peribumi Bernama Bangsa Malay (Melayu Tua) Ras Proto dan Duntro Malay Terjadi Karena Bangsa Ini Menerima Kedatangan Dari Koloni Bangsa Cam Dan Bangsa Bharata Yang Membawa Pengaruh Agama Hindu Dan Budha. Kerajaan Sagara Berkembang Pesat Oleh Pedagang India Kerajaan Ini Disebut Quitaire Daerahnya Disebut Ratnadwivantara Sedangkan Pulaunya Disebut Naladwiva Dan Bandarnya Atau Ibukotanya Disebut Martapura. Kerajaan Ini Telah Ada Sejak Tahun 17 Masehi, Dan Kerajaan Ini Menguasai Nusa-Nusa (Pulau-Pulau) Pada Waktu Wangsakarta Mengirim Panglima Perangya Kepenjuru Nusa Di Setiap Penjuru Sagara (Lautan) Panglima Perang Tersebut Dipimpin Oleh Tiga Orang Putra Wangsekerta Gelar Maharaja Sri Acwawarman Adapun Putra-Putranya Tiga Orang Antaranya Mahasenapati Wangseragen Yang Nantinya Menjadi Penguasa Sadiva Malaya Dengan Gelar Maharaja Sri Mulawarman Naladwipa. Dan Putra Kedua Bernama Mahasenopati Wangsejenjat Gelar Maharaja Dijayawarman Memperisteri Putri Raja Campa Dan Menjadi Raja Pula Di Campa (Kamboja Sekarang). Yang Menurunkan Dapunta Hiyang Raja Sriwidjaya (Sumatra Tahun 584) Dan Menurunkan Darma Setu. Sedangkan Putra Ketiga Bernama Mahasenopati Wangseteku Gelar Maharaja Gunawarman, Yang Tinggal Di Kerajaan Salakanegara, Adalah Ayah Dari Wirawarman yang Menikah Dengan Dewi Candika Putri Maharaja Yudhadana (Raja Bawahan Tarumanagara Wilayah Medang Purwa 2 Dan Medang Giri). Kemudian, Dewi Can­dika Dengan Wira­warman Beranak Beberapa Orang, Dua Di An­taranya, Amudrawarman Dan Dewi Jwalita. Kemudian, Dewi Jwali­ta Dijadikan Permaisuri Oleh Sri Maharaja Purnawar­aman. Pernikahan Inilah Yang Menjadikan Maharaja Purnawarman Sebagai Raja Ketiga Di Kerajaan Tarumanagara. Itulah Makna Dalam Perasati Yupa Mengatakan Bahwa Tiga Putra Maharaja Sri Acwawarman Itu Seperti Api Sinaya Dan Menjadikan Maharaja Sri Mulawarman Nala Dewa Sebagai Raja Yang Kuat Dan Berwibawa Serta Berkuasa Sebagai Anak Raja Segara. Raja Kutai Kuna Berkait Silsilah Dengan Raja-Raja Di India Yang Menurunkan Raja-Raja Tertua Di Nusantara Indonesia, Berita Bermula Dari Masa Kerajaan Di Maghada Dilembah Sungai Gangga Diperintah Oleh Maharaja Susunaga. Maharaja Bimbisara. Maharaja Ajatasatru. Ibukota Berpusat Di Petaliputra Yang Diserang Pasukan Iskandar Zulkarnain Dari Mecedonia Pada Tahun 327 Sebelum Masehi Kemudian Kerajaan Ini Diteruskan Oleh Kerajaan Maurya Dan Kerajaan Gupta Dimasa Akhir Kerajaan Ini Di India Terjadi Kekacauan Karna Diserang Bangsa Huna (Syiung Nu) Kajian Kajian Ini Tertuang Dalam Sejarah Nasional Dan Umum Kurikulum 1994. Mari Kita Susuri Silsilah Di Masa Dinasty Maurya Dalam Pemerintahan Sri Maharaja Bhrihadrata Di Kerajaan Maghada Beribukota Dipetaliputra Di India Yang Berperang Dengan Mahasenopati Pushwamitra Yang Mendirikan Dinasti Sungga Yang Melahirkan Maharaja Agnimitra Membangun Kota Wisida Dan Keturunanya Bernama Wasuma Mitra Melahirkan, Mitroga Yang Berputra Atwanga Yang Melahirkan Kudunga Dan Radjendra Menurunkan Raja-Raja Di Nusantara. Kajian Ini Tertuang Pula Dalam Ulasan Mengenai Awal Kala Sunda Atau kalender Nusantara Di Indonesia Oleh Abah Ali Sasra Wijaya. Didalam Kajian Tersebut Terurai Bahwa Kata Kalimantan Disebut Juga Bakulapura, Kerajaannya Disebut Kutanagara Atau Kutai Martapura. Pada Tahun 393 Masehi Atau 280 Caka Kerajaan Kutai Martapura Diperintah Oleh Sang Maharaja Aswawarman Menjadi Besar Dan Kuat Kemudian Dilanjutkan Oleh Putranya Yang Bernama Maharaja Sri Mulawarman Nala Dewa, Kerajaan Ini Sejaman Dengan Kerajaan Tarumanagara Di Jawa Barat, Radjanya Bernama Jayasinghawarman Gelar Maharesi Rajadhirajaguru Jayasinghawarman Gurudharmapurusa Dengan Ibu Kotanya Jayasingahapura Kemudian Menjadi Sundapura, Sang Aswawarman Beristri Dewi Gari Gelar Maharatu Sri Gari Putri Dari Maharaja Sri Kundungga. Jadi Hubungan Darah Antara Kedua Belah Pihak Kerajaan Tersebut Sangatlah Dekat Meski Pun Jarak Sangat Jauh Memisahkan Dua Kerajaan Tersebut, Yang Dipisahkan Oleh Lautan Dan Dipisahkan Pulau Yaitu Pulau Jawa Dan Pulau Kalimantan, Juga Waktu Itu Alat Tranfortasi Hanya Perahu, Tapi Tidak Menyulutkan Semangat Kekeluargaan Kedua Belah Pihak Dari Kerajaan Masing-Masing, Seperti Pihak Kerajaan Salakanagara (Pada Jamannya) Dan Tarumanagara (Pada Jamannya) Dengan Pihak Kerajaan Kuta Nagara Atau Kutai Martapura Sangat Erat Sekali. Hal Ini Dibuktikan Dengan Adanya Perkawinan Diantara Putra Mahkota Di Dua Kerajaan Tersebut, Seperti Perkawinan Atwangga Putra Mitrongga, Mereka Keturunan Wangsa Warga Sungga Dari Magada Yang Menetap Di Ratnadwiva Atau Kalimantan. Atwangga Menikahi Kakak Dari Permaisuri Dewawarman Yaitu Putri Dari Negeri Bharata Dan Melahirkan Anak Bernama Kundungga (Yang Menjadi Radja Di Kutai Martapura – Bakulapura -Ratnadwivatara) Dan Adiknya Maharaja Radjendra Warman Membangun Kota Perak Gemilang Kaca Di Campa Kamboja Sekarang. Perkawinan Sang Raja Aswawarman Dengan Maharatu Sri Gari Putri Maharaja Kudungga Dan Menjadikannya Sebagai Raja Kedua Di Kutai Martapura Dengan Maharaja Aswawarman Gelar Wangsa Kerta Adalah Putra Radja Prabu Dharmawirya Di Kerajaan Salakanagara Berasal Dari Bharatha, Dan Mempunyai Adinda Ipar, Bernama Jayasinghawarman Bergelar Maharesi Rajadhirajaguru Jayasinghawarman Gurudharmapurusa Yang Memperisteri Dewi Minawati Gelar Iswari Tunggal Pertwi Adalah Adik Kandung Maharaja Aswawarman Tempatnya Di Bumi Jawadwipa Yang Sekarang Jawa Barat. Adik Maharaja Sri Mulawarman Naladewa Bernama Wamsejenjat Gelar Maharaja Dijayawarman Memperisteri Putri Raja Campa Dan Menjadi Raja Di Campa (Kamboja Sekarang). Yang Menurunkan Dapunta Hiyang Raja Sriwidjaya (Sumatra Tahun 584) Dan Menurunkan Darma Setu. Pernikahan Wirawarman Atau Gunawarman Adik Maharaja Sri Mulawarman Nala Dewa, Nikah Dengan Dewi Candika Putri Maharaja Yudhadana (Raja Bawahan Tarumanagara Wilayah Medang Purwa 2 Dan Medang Giri). Kemudian, Dewi Can­dika Dengan Wira­warman Beranak Beberapa Orang, Dua Di An­taranya, Amudrawarman Dan Dewi Jwalita. Kemudian, Dewi Jwali­ta Dijadikan Istri Oleh Sri Maharaja Purnawar­aman. Pernikahan Raja Purnawarman, Yang Menjadi Raja Ketiga Di Kerajaan Tarumanagara Nikah Dengan Dewi Jwalita Putri Wirawarman Atau Gunawarman Adik Sri Maharaja Mulawarman. Putri Maharaja Sri Mulawarman Nala Dewa Bernama Suklawarmandewi, Adik Maharaja Sri Wangsa Warman Raja Kutai Martapura Ke-4, Wafat Dalam Usia Muda Tanpa Anak Menjadi Permaisuri Utama Wisnuwarman Gelar Sri Maharaja Wisnuwarman Iswara Digwijaya Tunggal Jagatpati Sang Purandarasutah, Raja Ke-4 Tarumanegara Yakni Putra Purnawarman. Pernikahan Surya Warma Raja Ke 7 Taruma Negara Dengan Mutya Sakti Dan Melahirkan Sang Kandiawan Mendirikan Kerajaan Kendan Di Medang Gana (Garut). Pernikahan Raja Suraliman Sakti Gelar Karmadharaja Bhimaparakrama Di Kerajaan Kendan (Medang Giri) Bawahan Tarumanagara, Dengan Dewi Mutya Sari Putri Raja Kutai Martapura Keturunan Maharaja Kutai Mulawarman, Pada Tahun 597 Masehi Atau 490 Caka. Maharaja Singa Wargalawarman Raja Kutai Martapura Ke 14 Mempunyai Putra Antaranya : 1. Maharaja Cendra Warman Dewa Menjadi Raja Ke 15 Di Kutai Martapura (Muara Kaman), 2. Maharaja Diraja Jayawarman Menjadi Raja Sriwidjaya Siguntang Mahameru (Sumatra). Maharaja Prabu Mula Tunggal Dewa Raja Kutai Martapura (Muara Kaman) Ke 16 Mempunyai Anak Antara Lain: 1. Maharaja Nala Indra Dewa Raja Kutai Martapura (Muara Kaman) Ke17 Melahirkan Putri Aji Bidara Putih Yang Menjadi Ratu Ke 18 Di Kutai Martapura Dengan Gelar Mahasuri Mayang Mulawarni Yang Berperang Dengan Pangeran Dari Cina. 2. Mahaputri Nila Perkasetiawati Dewi Kawin Dengan Prabu Wisnu Dewata Murti Gelar Hing Giling Wesi Raja Pajajaran Di Pakwan (Jawa Barat) Dalam Tahun 1030. Putri Aji Pidara Putih Yang Menjadi Ratu Ke 18 Di Kutai Martapura Dengan Gelar Maharatu Mayang Mulawarni Yang Berperang Dengan Pangeran Dari Cina, Adapun Putranya Maharaja Indra Mulia Tunggawarman Dewa Yang Menjadi Ratu Ke 19 Di Kutai Martapura. Yang Berputra Kan Maharaja Sri Langka Dewa Menjadi Raja Kutai Martapura Dan Saudaranya Panji Sengiyang Memperisteri Putri Surak (Indu Anjat Di Perian) Dan Membangun Lamin Di Juno Daerah Batang Lunang Serta Menjadi Adipati Wilayah Di Keham Dalam Dan Mempunyai Putra Bernama Seranding Dipati I Yang Memperisteri Puan Metam Putri Raja Melayu Yang Bersaudara Dengan Petinggi Hulu Dusun Babu Jaluma, Dan Melahirkan 2 Orang Anak : 1. Aji Seranding Dipati Ii Menjadi Adipati Di Indu Anjat Melahirkan Singa Jaya I. (Turunanya Liat Silsilah Adipati Lamin Juno Indu Anjat Perian. 2. Aji Putri Karang Melenu Di Peristeri Raden Kusuma Saudara Tiri Raden Widjaya Gelar Kartarajasa Jaya Wardana Raja Dari Kerajaan Majapahit Sedangkan Raden Kusuma Anak Lembuntal Putra Mahisa Cempaka Gelar Nara Sinhamurti Putra Mahisa Wonga Telong Yang Adalah Anak Hasil Perkawinan Ken Arok Dan Ken Dedes, Yang Diangkat Batara (Pimpinan Pangkalan Militer Di Tanjung Kute) Dan Oleh Karna Itu Raden Kusuma Diberi Gelar Aji Batara Agung Dewa Sakti Diangkat Menjadi Adipati Wilayah Majapahit Dengan Jabatan Mangkubumi Menguasai Wilayah Hulu Dusun,Jahitan Layar Dan Tepian Batu. Turunanya Liat Dalam Silsilah Raja Kutai Kartanegara. Maharaja Guna Perana Tungga Raja Kutai Martapura Ke 21 Mempunyai Anak Antara Lain : 1. Tan Reniq Gelar Maharaja Widjaya Warman Menjadi Raja Ke-23 Di Kerajaan Kutai Martapura Di Muara Kaman. 2. Mahaputri Indra Perwati Dewi Gelar Mahasuri Paduka Suri Alias Putri Bengalon Diperisteri Adipati Wilayah Kutai Kartanegara Bernama Aji Batara Agung Paduka Nira. Nala Perana, Menjadi Kepala Negeri (Adipati Muara Kaman) Adalah Putra Mahkota Kerajaan Kutai Martapura Anak Dari Maharaja Derma Setiya Yang Meninggal Saat Berperang Dengan Aji Kiji Pati Jaya Perana Dari Kerajaan Kutai Kartanegra Atas Bantuan Singa Lenggawa (Adipati Indu Anjat) Dan Seorang Arab Bernama Syid Muhammad Suleman Yang Memperisteri Anak Bangsawan Yang Berdiam Di Sabintulung Bernama Putri Niradiah Atas Batuan Tuan Dari Arab Ini Beliau Di Islamkan Dan Memperisteri Seorang Saudara Dari Sayid Muhammad Suleman Bernama Putri Serifah Kencana Yamg Melahirkan Nala Singa (Tinggal Di Muara Kaman) Dan Adiknya Pateh Reneq (Tinggal Di Ketebang Siguntung Pedalaman Sabintulung). Nala Singga, Menjadi Adipati Di Muara Kaman, Melahirkan Singa Lenggawa Yang Menjadi Adipati Di Indu Anjat Kawin Dengan Dingin Cucu Jentui Gelar Raden Tumenggung (Adipati Indu Anjat Perian) Yang Melahirkan Pasang Mertua Dari Nala Singa Juga Melahirkan Singa Yuda. Singa Yuda, Menjadi Adipati Di Muara Kaman, Melahirkan Anak Antaranya : Marga Gelar Maharaja Marga Nata Kusuma Diangkat Menjadi Adipati Di Muara Gelumbang (Muara Bengkal) Yang Melahirkan Tan Panjang Alias (Tuan Panjang) Yang Melahirkan Dayang Sungka Isteri Sultan Aji Muhammad Idris. Nala Marta Diangkat Menjadi (Adipati Di Muara Kaman) Melahirkan Anak Diantaranya : 1. Nala Mayang Melahirkan Anak Antara Bernama Nala Perana Berputrakan Pendaik Yang Melahirkan H. Mustafa Yang Melahirkan Dayang Purnama Yang Diambil Isteri Oleh Sultan Aji Muhammad Suleman Setelah Menjadi Permaisuri Ke 4 Dayang Purnama Ber Gelar Ratu Purnama. 2. Lingka Gelar Nala Pati Menjadi Adipati Di Muara Kaman. 3. Singa Muda Menjadi Kepala Kampung Di Sabintulung Dan Keturunanya Tinggal Menetap Disana. 4. Wangsa Muda Menjadi Kepala Kampong Di Menamang Dan Keturunanya Menetap Disana. Dengan Adanya Fakta Sejarah Seperti Diatas, Maka Kita Perlu Berbangga Atas Nenek Moyang Kita Dulu Bahwasanya Dengan Sarana Dan Prasarana Terbatas Tetapi Sudah Bisa Berkomunikasi Dan Saling Bersilaturahmi. Kutai, 3 September 2001 Disyahkan Oleh Maharaja Kutai Mulawarman M.S.P.A.IANSYAHRECHZA.FW.

 

Saya:

Dari berbagai informasi resmi yang telah di publikasi, disebutkan tentang silsilah raja-raja Kutai Purba yang berkedudukan di Muara Kaman Kutai lama sebagai berikut: Sejarah Raja-raja Kerajaan Kutai Martadipura, Abad Ke 4 Kutai Martadipura ialah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yg memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yg menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yg secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini & memang sangat sedikit informasi yg bisa diperoleh. Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yg belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yg bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan. Raja-raja Kutai 1. Maharaja Kundungga, gelar anumerta Dewawarman pendiri 2. Maharaja Aswawarman [anak Kundungga] 3. Maharaja Mulawarman 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia dan tentang Yupa serta Mulawarman dijelaskan sbb: Yupa Informasi yg ada diperoleh dari Yupa / prasasti dlm upacara pengorbanan yg berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yg menjadi sumber utama bagi para ahli dlm menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa ialah tugu batu yg berfungsi sebagai tiang untuk menambat hewan yg akan dikorbankan. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yg memerintah kerajaan Kutai saat itu ialah Mulawarman. Namanya dicatat dlm yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20. 000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Mulawarman Mulawarman ialah anak Aswawarman & cucu Kundungga. Nama Mulawarman & Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga ialah pembesar dari Kerajaan Campa [Kamboja] yg datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha. Aswawarman Aswawarman ialah Anak Raja Kudungga. Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yg artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, & salah satunya ialah Mulawarman. Putra Aswawarman ialah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera & makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, sampai sangat sedikit yg mendengar namanya. Kemunduran Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yg bernama Maharaja Dharma Setia tewas dlm peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini [Kutai Martadipura] berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yg ibukotanya pertama kali berada di Kutai Lama [Tanjung Kute]. Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yg disebutkan dlm sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam yg disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

 

Maharaja Kutai Mulawarman:

https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/t5/s32x32/1076873_100003720740245_1595014820_q.jpg

buatan belanda

 

Maharaja Kutai Mulawarman:

https://fbcdn-profile-a.akamaihd.net/hprofile-ak-ash2/t5/s32x32/1076873_100003720740245_1595014820_q.jpg

Juri Lina berpendapat dalam bukunya “Architects of Deception- the Concealed History of Freemasonry” bahwa ada tiga cara untuk melemahkan dan menjajah suatu negeri : 1. Kaburkan sejarahnya 2. Hancurkan bukti2 sejarahnya agar tak bisa dibuktikan kebenarannya 3. Putuskan hubungan mereka dengan leluhurnya, katakan bahwa leluhurnya itu bodoh dan primitif. Para penganut teori bahwa sejarah Indonesia itu palsu atau bohong besar menggunakan tesis dari penulis Swedia Juri Lina, yang pada tahun 2004 menulis buku kontroversial “Architects of Deception- the Concealed History of Freemasonry”.

 

Saya:

Adakah bukti-bukti tertulis atau bukti lainnya yang dapat menguatkan argumen dari sejarah yang tuan paparkan, serta kaitannya dengan Kesultanan Kutai Kertanegara? Memang bahwa prinsip Freemasonry dalam menguasai dunia seperti yg dijelaskan diatas adalah benar adanya, dan sampai saat ini kreasi-kreasi Freemasonry masih banyak dijumpai di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Namun argumen tentang keterkaitan antara sejarah Kutai Kuno dan prinsip Freemasonry sepertinya tidak relevan untuk menjadi acuan pembuktian sejarah. Jadi mohon diberi data yg lebih detil tentang bukti-bukti yang lebih akurat, misalnya temuan artefak atau manuskrip yang bisa diakui secara umum dan logis berdasarkan prinsip-prinsip sains dan logika keilmuan dan kesejarahan. terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s