Roman Sejarah Datu Mancang-Putri Asung Luwan (Cerita Bersambung)

Sinopsis cerita:

Ratusan tahun silam, nun jauh di tengah belantara ujung utara Borneo, terdapat
komunitas masyarakat Dayak dari anak suku Apo Kayan Kayan dari klan Uma Afan dengan
pemimpinnya Putri Kayan cantik nan rupawan, Asung Luwan yang hidup dalam kabut
menakutkan karena datangnya serangan bengis pasukan barbar dari dataran tinggi
Serawak. Pemimpin pasukan barbar itu adalah Sumbang Lawing.  Bersama pasukannya,
ia menghancurkan setiap pemukiman masyarakat yang ditemukannya di dataran tinggi Apo Kayan
bak amukan badai tanpa ada belas kasihan. Pada gilirannya, amukan Sumbang Lawing
juga menghantam pemukiman komunitas dari klan Kayan Uma Afan sehingga
mengakibatkan satria terbaik sekaligus ketua suku yang juga kakak Asung Luwan, yakni
Sadang dan ayahnya Wan Paren tewas di mata mandau Sumbang Lawing.  Api dendam
yang membakar jiwanya, membuat gadis remaja itu menjadi kokoh sehingga menjadi
pemimpin klannya serta bersumpah akan membalas dendam kepada  Sumbang Lawing. Di
tengah keputusasaan para pengikutnya, muncul  ramalan akan datangnya seorang pangeran
dari negeri seberang yang akan menjadi dewa penyelamat sekaligus jodoh Sang Putri Kayan,
akankah hal itu terwujud ?

Ikuti ceritanya disini:

Roman Sejarah Datu Mancang-Putri Asung Luwan 1.satria-dayak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s