KEBIJAKAN OTONOMI KHUSUS DI INDONESIA

Pembelajaran dari Aceh, Papua, Jakarta dan Yogyakarta

Negara-negara merdeka dan berdaulat dibentuk dengan satu misi yang sama, yaitu membangun kehidupan bersama yang lebih sejahtera. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa tujuan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah untuk melindungi warga dan wilayah negara, serta memajukan kesejahteraan umum.

Permasalahan yang pertama mengemuka adalah bagaimana upaya mencapai kesejahteraan bersama tersebut ditempuh dengan cara yang efisien.

Munculnya fenomea globalisasi yang bertautan dengan desentralisasi. menjadikan pelaku-pelaku ekonomi bergerak secara langsung masuk ke daerah-daerah dari suatu negara. Globalisasi mendorong terbukanya potensi lokal, yang mendorong setiap daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah untuk merespon perkembangan global.

Hal ini dinyatakan secara lengkap sebagai berikut:

When country’s political, economic, and development activities become globalized, the national government may no longer be the dominant entity…. Global changes occuring today are creating new, complex, and decentralized system of networks that are radically different

Tulisan selengkapnya baca:

Kebijakan Otonomi Khusus Di Indonesia

 

AFGANISTAN ADALAH PUSAT PENYEBARAN GLOBAL NARKOBA

AFGANISTAN ADALAH PUSAT PENYEBARAN SECARA GLOBAL NARKOBA JENIS KOKAIN DAN HEROIN

Produksi heroin di Afghanistan tahun 2001 adalah sebanyak l994 ton kokain dan 920 ton heroin per tahun.

Produksi heroin di Afghanistan meningkat 40 kali sejak AS mulai ‘Perang Melawan Teror’ pada tahun 2001, kepala Federal Drug Control Service Rusia menyatakan, menambahkan bahwa lebih dari 1 juta orang telah meninggal akibat heroin Afghanistan sejak saat itu.

“Heroin Afghanistan telah menewaskan lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia sejak ‘Operation Enduring Freedom’ dimulai dan lebih dari satu triliun dolar telah diinvestasikan ke dalam kejahatan terorganisir transnasional dari penjualan obat,” kata Viktor Ivanov pada konferensi tentang situasi narkoba di Afghanistan.

Ivanov menekankan bahwa faktor utama ketidakstabilan di negara yang dilanda perang adalah gencarnya industri heroin.

“Setiap pengamat yang tidak memihak harus mengakui fakta menyedihkan bahwa masyarakat internasional telah gagal untuk mengekang produksi heroin di Afghanistan sejak awal operasi USA & NATO.”

Menurut presentasinya pada sesi ke-56 PBB Komisi Narkotika di Wina pada tanggal 11 Maret, pertumbuhan opium telah meningkat sebesar 18 persen dari 131.000 menjadi 154.000 hektar lahan tanam.

Ivanov juga menjelaskan bahwa sebagaimana situasi di Afghanistan yang berubah sejak NATO menarik pasukannya, demikian juga Rusia bersama dengan Afghanistan dan masyarakat internasional harus menghadapi kenyataan baru dan berusaha mengembangkan strategi yang efisien untuk menangani masalah heroin.

Produksi opium telah menjadi pusat ekonomi Afghanistan sejak pasukan AS dan NATO menginvasi pada bulan Oktober 2001. Tepat sebelum invasi, Taliban telah menerapkan larangan pengembangan opium dan menyatakan sebagai anti-Islam, dan menghentikan produksi heroin secara keseluruhan. Tapi setelah keterlibatan Barat, produksi dilanjutkan dan sekarang negara ini memproduksi sekitar 90 persen dari opium dunia, sebagian besar di konsumsi di jalan-jalan Eropa dan Rusia.

Para pejabat AS dan NATO telah terjebak dalam pertarungan Catch-22 melawan opium Afghanistan. Di Komisi PBB tentang Narkotika di Wina pada bulan Maret, Ivanov menyatakan bahwa di satu sisi, mereka sedang berusaha untuk memenangkan hati dan pikiran penduduk setempat, yang semakin tergantung pada budidaya opium poppy untuk mata pencaharian mereka. Di sisi lain, mereka perlu memotong keuangan untuk pemberontakan Taliban, yang didorong oleh penjualan opium poppy ke pasar luar negeri.

Menurut angka PBB 2012, sekitar 15 persen dari Produk Nasional Bruto Afghanistan bergantung pada ekspor narkoba, keuntungan bisnis senilai US $ 2,4 miliar per tahun.

Heroin Afganistan

Sumber : H George Tavakoli

JEJAK SEJARAH FREEMASON, ILLUMINATI DAN ZIONIS DI INDONESIA

Tulisan ini mencoba menyajikan fakta sejarah tentang jejak Freemason,  illuminati dan zionisme di indonesia yang di peroleh dari berbagai sumber data dan tulisan , khusunya  dari blog site pribadi dan di situs dunia maya pada umunya, yang patut dan penting untuk di kaji . Fakta  ini,  yang menunjukkan bahwa illuminati dan zionisme sudah mengakar kuat dalam sejarah negara kita Indonesia tercinta ini.. !.

JEJAK SEJARAH FREEMASON, ILLUMINATI DAN ZIONIS DI INDONESIA

BUNDARAN H.I DARI UDARA MIRIP DENGAN MATA DEWA HORUS