AFGANISTAN ADALAH PUSAT PENYEBARAN GLOBAL NARKOBA

AFGANISTAN ADALAH PUSAT PENYEBARAN SECARA GLOBAL NARKOBA JENIS KOKAIN DAN HEROIN

Produksi heroin di Afghanistan tahun 2001 adalah sebanyak l994 ton kokain dan 920 ton heroin per tahun.

Produksi heroin di Afghanistan meningkat 40 kali sejak AS mulai ‘Perang Melawan Teror’ pada tahun 2001, kepala Federal Drug Control Service Rusia menyatakan, menambahkan bahwa lebih dari 1 juta orang telah meninggal akibat heroin Afghanistan sejak saat itu.

“Heroin Afghanistan telah menewaskan lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia sejak ‘Operation Enduring Freedom’ dimulai dan lebih dari satu triliun dolar telah diinvestasikan ke dalam kejahatan terorganisir transnasional dari penjualan obat,” kata Viktor Ivanov pada konferensi tentang situasi narkoba di Afghanistan.

Ivanov menekankan bahwa faktor utama ketidakstabilan di negara yang dilanda perang adalah gencarnya industri heroin.

“Setiap pengamat yang tidak memihak harus mengakui fakta menyedihkan bahwa masyarakat internasional telah gagal untuk mengekang produksi heroin di Afghanistan sejak awal operasi USA & NATO.”

Menurut presentasinya pada sesi ke-56 PBB Komisi Narkotika di Wina pada tanggal 11 Maret, pertumbuhan opium telah meningkat sebesar 18 persen dari 131.000 menjadi 154.000 hektar lahan tanam.

Ivanov juga menjelaskan bahwa sebagaimana situasi di Afghanistan yang berubah sejak NATO menarik pasukannya, demikian juga Rusia bersama dengan Afghanistan dan masyarakat internasional harus menghadapi kenyataan baru dan berusaha mengembangkan strategi yang efisien untuk menangani masalah heroin.

Produksi opium telah menjadi pusat ekonomi Afghanistan sejak pasukan AS dan NATO menginvasi pada bulan Oktober 2001. Tepat sebelum invasi, Taliban telah menerapkan larangan pengembangan opium dan menyatakan sebagai anti-Islam, dan menghentikan produksi heroin secara keseluruhan. Tapi setelah keterlibatan Barat, produksi dilanjutkan dan sekarang negara ini memproduksi sekitar 90 persen dari opium dunia, sebagian besar di konsumsi di jalan-jalan Eropa dan Rusia.

Para pejabat AS dan NATO telah terjebak dalam pertarungan Catch-22 melawan opium Afghanistan. Di Komisi PBB tentang Narkotika di Wina pada bulan Maret, Ivanov menyatakan bahwa di satu sisi, mereka sedang berusaha untuk memenangkan hati dan pikiran penduduk setempat, yang semakin tergantung pada budidaya opium poppy untuk mata pencaharian mereka. Di sisi lain, mereka perlu memotong keuangan untuk pemberontakan Taliban, yang didorong oleh penjualan opium poppy ke pasar luar negeri.

Menurut angka PBB 2012, sekitar 15 persen dari Produk Nasional Bruto Afghanistan bergantung pada ekspor narkoba, keuntungan bisnis senilai US $ 2,4 miliar per tahun.

Heroin Afganistan

Sumber : H George Tavakoli

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s