KEBIJAKAN OTONOMI KHUSUS DI INDONESIA

Pembelajaran dari Aceh, Papua, Jakarta dan Yogyakarta

Negara-negara merdeka dan berdaulat dibentuk dengan satu misi yang sama, yaitu membangun kehidupan bersama yang lebih sejahtera. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa tujuan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah untuk melindungi warga dan wilayah negara, serta memajukan kesejahteraan umum.

Permasalahan yang pertama mengemuka adalah bagaimana upaya mencapai kesejahteraan bersama tersebut ditempuh dengan cara yang efisien.

Munculnya fenomea globalisasi yang bertautan dengan desentralisasi. menjadikan pelaku-pelaku ekonomi bergerak secara langsung masuk ke daerah-daerah dari suatu negara. Globalisasi mendorong terbukanya potensi lokal, yang mendorong setiap daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah untuk merespon perkembangan global.

Hal ini dinyatakan secara lengkap sebagai berikut:

When country’s political, economic, and development activities become globalized, the national government may no longer be the dominant entity…. Global changes occuring today are creating new, complex, and decentralized system of networks that are radically different

Tulisan selengkapnya baca:

Kebijakan Otonomi Khusus Di Indonesia

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s